Mengenali Profesi Agen Asuransi (Tugas, Penghasilan) di Era Digital

Di Indonesia sendiri Asuransi sudah menjadi hal yang cukup di minati masyarakat, dengan minat yang cukup baik, berbagai macam perusahaan asuransi sudah mendominasi pasar Indonesia. Ada yang menyediakan asuransi syariah dan konvensional. Ada yang memberikan perlindungan jiwa atau pun kesehatan. Bahkan, berkembangnya zaman juga membawa produk asuransi online yang bisa kamu pesan layaknya berbelanja online. Sehingga peluang menjadi Agen Asuransi di Indonesia menjadi Peluang yang sangat baik untuk perkembangan kedepannya. Bahkan agen asuransi termasuk salah satu pekerjaan dengan pendapatan yang besar.

Yuk mari simak artikel berikut agar kita bisa lebih mengenal profesi tugas serta penghasilan sebagai agen asuransi.

Pengertian profesi agen asuransi

Definis Agen asuransi sendiri secara umum adalah orang yang bertindak untuk menawarkan produk asuransi atau memasarkan produk asuransi untuk dan atas perusahaan Asuransi (Penangung)  yang diwakilkannya.

sedangkan menurut  Pasal 1 Ayat 10 UU No.2 Tahun 1992 yang menjelaskan bahwapengertian agen asuransi sebagai seorang atau badan hukum berkegiatan dalam bidang jasa memasarkan  asuransi untuk dan atas nama penanggung (Perusahaan Asuransi).

Pengertian Agen Asuransi juga dijelaskan menurut Otoritas Jasa Keuangan Nomor 69/POJK.05/2016, Agen Asuransi adalah seseorang yang bekerja sendiri atau bekerja pada badan usaha, yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan asuransi baik asuransi syariah atau konvesional dan memenuhi persyaratan untuk mewakili perusahaan asuransi tersebut untuk memasarkan produk asuransi baik konvesional dan syariah, perihal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

Agen asuransi akan membuat kesepakatan antara pengguna asuransi (tertanggung) dengan perusahaan asuransi (penangung) dimana kesepakatan itu akan diatur dalam sebuah kontrak perjanjian (Polis), sehingga seorang Agen Asuransi hanya dapat bekerja pada satu perusahaan asuransi saja untuk menjaga profesionalisme dan pastinya bagi seorang agen untuk dapat bisa fokus dalam mempelajari dan memasarkan produk asuransi perusahan tertentu tersebut sehingga dapat mencapai target yang diinginkan perusahaan

Tugas Agen Asuransi

Agen Asuransi sendiri saat ini menjadi profesi yang cukup menjanjikan sehingga tugas dan tanggung jawab sebagai seorang agen asuransi cukup berat, selain tanggung jawab profesionalitas terhadap karir dan profesinya seorang agen asuransi juga harus mampu mempertahankan kredibilitas perusahaan asuransi yang diwakilkanya baik dimata nsabah dan kompetitor. Namun walaupun dengan tanggung jawab dan tugas yang cukup berat profesi ini juga menjanjikan hasil yang setimpal, berikut untuk lebih dalam mengetahui tugas dari seorang agen asuransi yng harus dipenuhi

Tugas seorang agen asuransi terhadap dirinya sendiri. seorang agen asuransi harus melewati beberapa tahapan untuk dapat memiliki lisensi untuk memasarkan produk asuransi, selain itu dalam menyambut era 4.0 seorang agen asuransi juga wajib untuk terus belajar bagaimana dapat memasarkan produk dari asuransi yang diwakilkanya  dan mengikuti perkembangaan zaman sehingga seorang agen asuransi tetap bisa menjamin dirinya untuk bekerja secara profesionalisme.

Tugas seorang agen asuransi terhadap klien
Seorang agen asuransi tentunya berhubungan erat dengan klien yang menggunakan jasa asuransi yang diwakilkannya sehingga seorang agen asuransi wajib menjadi seorang sosok yang solutif dan berkomunikasi dengan baik sehingga dapat memberikan masukan terhadapat klien atau bisa di sebut pemegang polis

Tas seorang agen asuransi terhadap perusahaan
Menjaga kredibilitas perusahaan asuransi yang diwakilkan seorang agen adalah bentuk tanggung jawab dan tugas yang harus dipahami seorang agen, sehingga untuk menjaga kredibilitas sebagai wakil perusahaan, agen asuransi wajib menguasai produk dan peraturan dari perusahaan, dengan salah satunya adalah mencapai target dan mengikuti pelatihan -pelatihan yang diberikan perusahaan

Tugas seorang agen asuransi terhadap masyarakat.
 menyampaikan informasi yang valid dan benar kepada masyarakat tentang produk layanan asuransi tanpa ada rekayasa sedikit pun merupakan tanggung jawab seorang agen asuransi, selain itu memberikan edukasi yang benar terhadap pentingnya berasuransi serta mengurangi rumor – rumor yang beredar tentang asuransi yang menjadikan skeptis negatif di masyarakat sendiri adalah bentuk tanggung jawab dan tugas agen asuransi agar membuat masyarakat sadar terhadap pentingnya asuransi bagi kehidupan mereka.

Selain itu, walaupun kita mengetahui model bisnis asuransi boleh saja masih bersifat konvensional sejak belasan tahun silam, namun tugas seorang agen asuransi masih bisa mengikuti perkembangan zaman di revoulusi industri 4.0 tersebut, tugas seorang agen sendiri belum bisa digantikan dengan teknologi digitalisasi dikarena keterbutuhan penyampaian informasi dan edukasi yang dibutuhakan masyarakat, namun hal lainnya saat ini tugas seorang agen asuransi dipermudah dengan adanya digitalisasi industri 4.0 misalnya contoh : untuk  mempercepat proses pengurusan polis,  agen asuransi dapat memanfaatkan layanan daring, pengoperasian aplikasi telepon pintar, dan aspek lain yang sudah mengadopsi industri 4.0. Negara kita Indonesia saat ini menempati posisi kedua sebagai negara dengan tingkat optimisme dalam menerapkan revolusi industri 4.0 di bawah Vietnam. Hal ini perlu menjadi catatan penting bagi para agen untuk terus mengembangkan diri sehingga bisa menjadi ujung tombak kesuksesan industri asuransi terutama di saat era revolusi industri 4.0 ini dan bisa mengikuti perkembangan zaman

Penghasilan agen asuransi

Agen asuransi merupakan profesi yang cukup berat namun untuk hasil yang didapatkan pastinya tidak akan mengecewakan, penghasilan seorang agen asuransi sendiri bisanya disebut sebagai komis yang nilai cukup tinggi,  komisi sendiri bergantung terhadap penjualan polis yang telah dicapai oleh agen asuransi tersebut, selain itu komisi yang didapatkan tergantung dan besarnya pastinya sangat berbeda disetiap perusahaan asuransi sesuai dengan peraturan perusahaan asuransi tersebut dan berkisar antara 10 – 40 % dari penjualan polisnya, selain komis, saat ini banyak perusahaan asuransi yang juga memberikan tunjangan dan juga bonus untuk para agennya jika berhasil mencapai target yang ditentukan oleh perusahaan.

Seperti contoh, diperusahaan asuransi A agen asuransi bisa menjual polis asurasni sebanyak      10 Polis  dengan premi masing-masing Rp1 Juta per bulan, dimana premi tahunannya adalah Rp12 Juta. Dari situ, premi nasabah menghasilkan manfaat investasi sebesar Rp8 Juta per tahun.
sehingga penghasilan seorang agen A :

                                                10 Nasabah  X 8 Juta  = 80 Juta                                            

Dengan Premi tahunan sebesar Rp80 juta dan komisi sebesar 40%, kamu akan mendapat penghasilan sebesar Rp 32 juta per tahun.Itu pun hanya jika kamu mempunyai 10 nasabah perbulannya. bayangkan jika konsisten mengikuti target yang  tetapkan pastinya setahun agen asuransi bisa menghasilkan 120 nasabah dan sangat “Lumayan” dong komisi yang didapatkan, dan biasanya perusahaan asuransi tidak hanya menetapkan pembayaran komisi satu tahun malah kamu bisa mendapatkan komisi sampai dengan 5 tahun,

Dengan penghasilan yang tinggi tersebut perusahaan asuransi juga memberikan banyak hal terhadap agen asuransinya seperti bonus tahunan, penghargaan bergengsi sampai dengan jalan – jalan reward keluar negeri, Maka dari itu agen asuransi yang gigih sangat bisa mendapatkan penghasilan yang menggiurkan

 

Dengan modal sumber informasi diatas, apakah kamu berminat menjadikan agen asuransi sebagai profesi ?, menjadi agen asuransi sebagai suatu profesi itu tidak mudah ya. Banyak peraturan yang perlu kamu jalani, baik dari pemerintah atau dari kebijakan perusahaan sendiri.

selain harus memenui kualifikasi dari perusahaan asurasni yang kamu pilih kamu juga harus bisa lulus untuk bisa mendaptkan lisensi untuk menjual produk asuransi dari lembaga AAJI ( Assosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) dan jika kamu sudah terpilih menjadi seorang agen asuransi jangan lupa untuk terus patuhi peraturan ya! .Dengan begitu, kredibilitas kamu sebagai agen asuransi pun tetap baik.selain itu, menurut Agency Director PT Prudential Indonesia Ibu Verawati , menjadi agen asuransi sangat cocok untuk segala latar belakang baik itu milenial ataupun ibu rumah tangga, pengusaha karena pekerjaan agen tidak terikat dengan waktu dan dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan jiwa sosial.

Dari penjelasan informasi diatas, kamu bisa mendapatkan informasi tentang karir sebagai seorang agen asuransi dan mempelajari seluk beluk asuransi dan industri asuransi di Indonesia saat ini. Banyak perusahaan asuransi yang sudah beralih ke sistem digital dengan pengolahan data daring yang lebih mudah dan cepat sehingga memudahkan tugas seorang agen asuransi baik untuk memasarkan produk dan melayani nasabah, Jadi jika kamu berminta menjadikan seorang agen asuransi tidak salah untuk dijadikan sebagai bagian dari pilihan profesi atau karir.

Tinggalkan Balasan